rss
twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

PENGELOLAAN WILAYAH SUNGAI BERBASIS MASYARAKAT ADAT

- Aset Wilayah Sungai di kelolah dengan sistim Aturan Adat

   Masyarakat Adat  Kelurahan Langgam masih kental menerapkan sistim Adat'' Adat Lamo Pisoko Usang ''
Aturan Adat bisa menjaga lingkungan, pelestarian Sungai sangat penting ''Nasrullah yang berpropesi sebagai Datuk Penghulu besar Kelurahan Langgam mengatakan pada kunjungan  Yayasan Mitra Insani ( YMI )bersama tiga (3) Orang tim Ahli Sungai dari Belanda''mister Rob, Ibuk whill, Resta, Rita dari perkumpulan Telapak Bogor Senin 20/5/2013 dengan dukungan The GEF Small Grants Programme Indonesia membangun model pemanfaatan DAS Kampar Riau secara berkelanjutan.

 Kelurahan Langgam memiliki Aset besar sebagai sumber pendapatan dan sumber perekonomian rakyat yang telah lama di kelolah dengan sistim aturan Adat dan turun-temurun''tambahan dari Datuk Kerjan ''sudirman.

Melihat keseriusan Masyarakat Adat, Nelayan selama ini dalam mematuhi hukum-hukum Adat seperti adanya pelarangan ''menuba ( meracun ikan ), menyentrum dan pelarangan menebang hutan di sekitar kawasan tepian sungai maka di wilayah Hulu DAS Kampar hendaknya juga melakukan hal yang serupa dengan Masyarakat yang di Hilir, agar aliran Sungai tetap lestari ''jelasan Datuk yang bergelar Bono Kampar senin 20/5/2013


Pada kunjungan ini dalam kegiatan program GEF Yayasan  Mitra Insani ( YMI ) disambut hangat oleh pihak Lurah dan Ninik-mamak,pada kegiatan diskusi dan temuramah dengan Masyarakat dilakukan dengan mengikuti aturan Adat, hal yang sangat menarik  Bule dari Belanda dianjurkannya tuk memakai kerudung atau jilbab sedangkan yang Bule laki-lakinya diharuskan memakai kain Sarung, seperti pepatah mengatakan''kekandang kambing membebek, ke kandang kerbau menguak.

 Selain temuramah dengan pihak Masyarakat ada juga kegiatan lain yang di lakukan langsung di Wilayah  kelolah para nelayan  ( Danau Tajuit ) tempat terbitnya ikan salai Langgam.
Danau tajuit merupakan wilayah sungai yang tidak sembarangan masyarakat bisa mengambil ikan disana, Danau tajuit adalah sebuah Aset paling besar bagi Kelurahan Langgam,yang setiap tahunnya bisa di lelang dan menghasilkan uang kurang lebih Rp, 15 juta per tahu,dan Kelurahan langgam memiliki jumlah danau 13 unit atau titik.

Poto ulil amri YMY
Bersama Tim Bule dari Belanda, bersama rombongan Lurah dan para petinggi, pemangku Adat YMI melakukan acara pelepasan bibit ikan'' restoking''di Danau Tajuit, tujuan dari kegiatan ini disamping prihatin tentang kelangkahan ikan-ikan di DAS Kampar dan berharap Masyarakat Nelayan timbul kesadaran untuk melakukan budidaya ikan ( in-situ ) di wilayahnya masing-masing.


0 komentar:

Poskan Komentar